Bila Anda sering membuat website dengan web server Apache, biasanya per proyek kita akan membuat virtual host tersendiri. Misalnya: projectA.dev, projectApart2.dev. Seperti pada contoh, saya terbiasa menggunakan Laragon, dan membiarkan Laragon sendiri membuatkan virtual host sendiri secara otomatis.

Tapi sejak update Chrome 63, Google memaksa TLD .dev (yang aslinya memang TLD resmi) menggunakan protokol HTTPS. Jadi yang biasanya beralamat http://project1.dev diarahkan ke https://project2.dev , tentunya terjadi kegagalan karena seperti biasa di mesin development memang kita tidak pernah memasang sertifikat SSL.

Ada 3 cara untuk mengatasi hal ini:

  1. Pindah ke Firefox, Opera atau Vivaldi, tapi hal ini hanya sementara, karena cepat atau lambat, browser-browser tersebut akan mengikuti Chrome.
  2. Mengganti format hostname
  3. Memasang auto-generated SSL di mesin kita.

Cara yang paling mudah untuk saya adalah tentunya mengganti browser, tetapi karena ini hanya solusi sementara, saya memutuskan mengganti semua hostname, dari .dev ke .web atau .test.

Demikian, semoga berguna.